Desa Bakom Darma Sasaran Pilot Project Program Konsolidasi Tanah

Berkembangnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya penataan ruang, memerlukan penyelenggaraan penataan ruang yang transparan, efektif, dan partisipatif, agar terwujud ruang yang aman, nyaman dan produktif.

Untuk menata dan mengatur ruang yang tidak teratur menjadi teratur di wilayah Kabupaten Kuningan, pada tahun 2015 ini Kantor Pertanahan (Kantah) Kab.Kuningan bersama Pemkab Kuningan tengah melaksanakan sebuah kerjasama melalui program Konsolidasi Tanah (KT) yang dibiayai oleh APBN.

Menurut Kasi Pengaturan Penguasaan Pertanahan (PPP) Kantor Pertanahan Kab.Kuningan Ir.Hazairin Masrie, M.Si saat ditemui Info Kuningan Selasa (8/12/2015), bahwa program Konsolidasi Tanah di Kabupaten Kuningan, merupakan program yang pertama kalinya dilaksanakan, bahkan boleh dibilang merupakan program percontohan/pilot project.

“berdasarkan Peraturan Kepala BPN No.4 Tahun 1991 tentang Konsolidasi Tanah dan Keputusan Kepala Kantor Pertanahan Kab.Kuningan No.29/Kep-32.15/1/2015 tentang Penetapan Konsolidasi Tanah di Kabupaten Kuningan, maka telah ditetapkan Desa Bakom Kecamatan Darma sebagai lokasi dari kegiatan tersebut, sebagaimana SK Bupati Kuningan No.593/KPTS.49-pakem/2015 tentang Penetapan Lokasi Konsolidasi Tanah di Desa Bakom Kec.Darma untuk 104 bidang tanah dengan luas 84.500 m2” jelas Hazairin.

Lebih lanjut Hazairin mengemukakan, program konsolidasi tanah yang diluncurkan Kantah Kab.Kuningan sangat membantu pemkab Kuningan dalam melakukan penataan kembali penguasaan dan pemanfaatan tanah. Konsolidasi tanah dapat dimanfaatkan pemkab Kuningan dalam kegiatan pembebasan lahan untuk pelebaran jalan atau pembuatan jalan baru tanpa adanya ganti rugi. Bahkan untuk daerah-daerah yang tidak ada sarana umum, tidak memiliki akses jalan dan sudah lama ditempati, seperti karena relokasi dan lainnya.

Dijelaskan Hazairin, program konsolidasi tanah ini mengharuskan masyarakat menyerahkan 20 persen dari luas tanahnya kepada pemerintah dan siap untuk ditata. Setelah itu, pihak Kantah Kab.Kuningan bersama tim yang terdiri dari beberapa SKPD terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Kuningan membuat pradesign penataan wilayah meliputi bagaimana bentuk jalanya, berapa lebarnya termasuk fasilitas apa yang dibutuhkan masyarakat.

“meski masyarakat harus menyerahkan 20 persen dari luas tanahnya, namun seluruh bidang tanah yang masuk dalam penataan tersebut dipastikan akan menghadap jalan dan disertifikatkan secara gratis, sehingga nantinya nilai tanah yang diterima masyarakat ada nilai tambahnya. Sertifikatnya pun saat ini sudah jadi, tinggal menunggu perintah kapan untuk diserahkan ke masyarakat,” jelasnya.

Kasi PPP menambahkan, program Konsolidasi Tanah yang sudah mulai berjalan di Desa Bakom Kec.Darma itu, selain akan dibuat fasiltas jalan dengan lebar 5 meter, juga akan dibuat fasilitas-fasilitas desa lainnya seperti, mushola, tempat bermain anak, balai desa, dan lainnya.

“bahkan kalau Pemkab Kuningan mengijinkan, kita akan bangun mall yang megah di sana (red-desa Bakom) di atas lahan 2 hektar,” pungkas Hazairin.

Sementara data lain yang diperoleh Info Kuningan, sampai dengan bulan November 2015, Kantor Pertanahan Kab.Kuningan telah menerbitkan sebanyak 14.406 lembar sertifikat baik dari kegiatan rutin/masyarakat maupun program yang dibiayai APBN. (MC Kuningan/Yudi)