BUPATI KUNINGAN RESMIKAN PASAR BARU KUNINGAN

Untuk menarik masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional, Pemerintah Kabupaten Kuningan telah berupaya dengan membangun pasar tradisional dengan konsep modern, yakni Pasar Baru Kuningan. Kesan becek, Kumuh dan semrawut kini tidak tampak lagi di mata setiap pengunjung, yang terlihat adalah bersih dan tertata rapih.
Sebagai bentuk apresiasi dan wujud rasa bangga memiliki pasar tradsional dengan konsep modern, Bupati Kuningan Hj.Utje Ch Suganda, Kamis siang (12/3/2015) meresmikan operasional Pasar Baru Kuningan dalam kegiatan yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kuningan.
Kegiatan yang digelar di halaman parkir Pasar Baru Kuningan tersebut, turut dihadiri Sekretaris Daerah Kab.Kuningan Drs.H.Yosep Setiawan, M.Si, Ketua FKAD Kunci Bersama H.Aang Hamid Suganda, Pimpinan PT.ASP Land Development, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kab.Kuningan, Para Asisten, Staf ahli, Para Kepala SKPD, Para Kabag, para Camat, Ketua MUI, Darma Wanita Persatuan, para pedagang Pasar Baru serta sejumlah undangan lainnya.
Kepala Disperindag Kab.Kuningan Drs.Agus Sadeli, M.Pd dalam laporannya mengatakan, dibangunnya Pasar Baru Kuningan sebagai pasar tradsional dengan konsep modern, bertujuan untuk menata keberadaan Pasar Baru yang memiliki luas 27.000 m2, sehingga lebih layak dan memberikan kenyamanan dalam bertransaksi jual beli namun tetap mempertahankan citra dan khasnya sebagai pasar tradisional.
Selanjutnya Agus Sadeli mengungkapkan, keberadaan Pasar Baru kuningan juga dilengkapai dengan berbagai fasilitas, seperti sarana perdangan sebanyak 886 buah meliputi 36 ruko, 394 Kios dan 456 los ditambah lahan parkir yang luas, mesjid, ruang terbuka hijau, sub terminal dan fasilitas lain yang mampu menunjang keberadaan pasar tradisional berkonsep modern tersebut.
Sementara itu Bupati Kuningan Hj.Utje Ch Suganda dalam sambutannya mengatakan, Pasar Tradisional masih merupakan wadah utama penjualan produk-produk kebutuhan pokok yang dihasilkan oleh para pelaku ekonomi bersekala menengah kecil serta mikro. Pasar tradisional juga mempunyai peranan yang sangat strategis dalam rangka peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga kerja.
Dengan dibangunnya pasar tradisional berkonsep modern, menurut Utje, untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional dengan pasar modern, dimana selama ini pasar tradisional identik dengan sebuah lokasi perdagangan yang kumuh, sembraut, kotor dan merupakan sumber kemacetan lalu lintas, sehingga masyarakat lebih memilih pasar modern seperti super market untuk berbelanja.
“Dengan dibangunnya Pasar Baru Kuningan menjadi pasar tradisional dengan konsep modern, diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk berbelanja, sehingga adanya peningkatan angka transaksi jual beli yang berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat dan bisa memberikan kesejahteraan sesuai dengan Visi Kuningan Mandiri, Agamis dan Sejahtera” kata Utje.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Hj.Utje Berpesan kepada para pedagang di Pasar Baru Kuningan untuk selalu menjaga ketertiban, menyusun barang dagangan secara teratur, menyediakan tempat sampah, membayar retribusi pelayanan pasar tepat waktu dan jadikan pasar sebagai rumah kedua agar timbul rasa memiliki untuk menjaga Pasar Baru Kuningan tersebut.
Usai memberikan sambutan, Bupati Kuningan langsung menandatangani prasasti sebagai bentuk diresmikannya operasional Pasar Baru Kuningan. Selanjutnya didampingi sejumlah pejabat dan tamu undangan, Bupati meninjau sejumlah fasilitas yang ada di Pasar tersebut. (MC Kuningan/Yudi)