DWG Kabupaten Kuningan Gelar Seminar Bonus Demografi

District Working Group (DWG) Kab.Kuningan bekerjasama dengang Yayasan Cipta Cara Padu Foundation Indonesia dan Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kab.Kuningan, menggelar Seminar Bonus Demografi, Rabu (23/3/2016) di aula Hotel Prima Resort Kuningan.

Kegiatan yang difokuskan pada kebijakan dan strategi menyiapkan SDM yang berkualitas dikaitkan dengan kompetisi antar negara yang semakin meningkat. Adapun tujuan pelaksanaan seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman secara konprehensif tentang KB, meningkatkan dukungan dan komitmen terhadap program KB serta menyusun Rencana Tindak Lanjut untuk meraih bonus demografi.

Kegiatan yang dihadiri Bupati Kuningan, Ketua DPRD Kab. Kuningan, FKPD Kab.Kuningan, Kepala Perwakilan BKBPP Provinsi Jawa Barat, unsur akademisi dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab.Kuningan juga turut menghadirkan nara sumber dari Lembaga Demografi Indonesia.

Kepala BKBPP Kab.Kuningan selaku Ketua DWG Kab.Kuningan Dra.Hj.Poppy N Puspitasari, saat membacakan laporan mengemukakan, Seminar Bonus Demografi merupakan media dalam melihat dan mengkaji tentang kependudukan yang erat kaitannya dengan upaya pengendalian pertumbuhan penduduk yang diwarnai dengan peluang dan tantangan.

“Disatu sisi kualitas penduduk meningkat namun disisi lain faktor pendukungnya harus tetap tersedia, seperti lapangan kerja, pendidikan dan kesehatan,” kata poppy.

Poppy berharap, seminar yang dilaksanakan dapat memberikan gambaran tentang hasil dari upaya dalam pengendalian laju pertumbuhan penduduk selama ini di Kabupaten Kuningan.

Sementara Bupati Kuningan, Hj.Utje Ch Suganda, S.Sos., M.AP dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Kuningan telah menetapkan arah pembangunan yang tercakup dalam Visi Kuningan Mandiri, Agamis dan Sejahtera Tahun 2018 yang salah satu misinya fokus pada pengendalian pertumbuhan penduduk melalui program KB.

Secara kuantitas lanjut Utje, capaian program KB di Kabupaten Kuningan cukup baik, salah satunya ditandai dengan tingkat kesertaan ber KB masyarakat sebesar 160.900 dari Pasangan Usia Subur (PUS) sebesar 218.811.

“Tetapi secara kualitas harus terus ditingkatkan, seperti peserta KB aktif masih didominasi oleh metode non jangka panjang dan peserta KB pria juga msih rendah,” kata Utje.

Selanjutnya Bupati berharap, kegiatan seminar bonus demografi agar di jadikan kajian dan analisa data base kependudukan secara akurat dan terintegrasi, sehingga menjadi kekuatan yang sinergis dan terkoordinasi dengan baik dalam implementasi pembangunan di semua sektor.

Dalam Kegiatan Seminar demografi tersebut, juga dilaksanakan pengukuhan kepengurusan DWG Kab.Kuningan yang ditetapkan melalui SK Bupati Nomor : 470/KPTS.09 BKBPP/2016 tentang Pembentukan Tim Pengembangan Kependudukan dan Keluarga Berancana Kabupaten Kuningan Periode 2016-2018. (MC Kuningan/Yudi)