KOPTI Kab.Kuningan Serap 5.854 Ton Kedelai Dalam Setahun

Dalam kurun waktu satu tahun (2015), Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Kuningan, menyerap 5.854 Ton kedelai untuk kebutuhan produksi tahu tempe anggotanya di wilayah Kabupaten Kuningan. Sementara harga kedelai saat ini di Kabupaten Kuningan berkisar antara Rp 6.500 s/d Rp 7.000 per kilogramnya.

“Bila di rata-ratakan, dari jumlah anggota sebanyak 163 pengusaha, tiap anggota menyerap 35 sampai 36 Ton dalam setahun,” ungkap Ketua Kopti Kab.Kuningan H.Omang Rohmanudin didampingi Wakilnya H.Tilarso, S.Ag kepada Info Kuningan, Senin (14/3/2016) diruang kerjanya.

Lebih lanjut H.Omang mengemukakan, dari sekian banyak kedelai yang diserap semuanya merupakan kedelai asal AS. Padahal menurut H.Omang, kedeleai lokal kualitasnya jauh lebih baik.

“Kalau dari segi kualitas, kedelai lokal jauh lebih baik, namun yang menjadi kendala mendapatkan nya sangat sulit karena pertanian kedelai di Indonesia sangat tergantung musim , jadi kalaupun ada, harga kedelai lokal lebih mahal dari kedelai Amerika,” ujarnya.

Untuk meningkatkan produksi tahu tempe di Kabupaten Kuningan, Kopti terus melakukan pembinaan pada anggotanya, diantaranya pembinaan di bidang produksi, sanitasi, amdal serta pembinaan dibidang peningkatan kualitas produk. Selain memberikan pembinaan, menurut H.Omang, Kopti juga memberikan pelayanan bagi anggotanya dalam hal mengurus perizinan, mulai dari izin usaha sampai izin HO.

“Untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota Kopti, setiap bulan kami juga menggelar Forum silaturahmi Anggota Kopti. Dalam forum tersebut kami membahas banyak hal terkait kendala dan upaya peningkatan kualitas produk,” katanya. (MC Kuningan/Yudi)